Antara Pohon Oak dan Pohon Bambu

Pada sebuah fragmen film yang ku tonton beberapa waktu lalu, ada sepenggal kalimat kutipan buku diari sang tokoh. Bunyinya kurang lebih seperti ini :

“Aku tidak ingin jadi pohon bambu, aku ingin jadi pohon Oak yang berani melawan angin “

Pohon bambu

Pohon bambu

Pohon Bambu atau nama latinnya Bambusa sp. merupakan tumbuhan yang banyak terdapat di ASEAN. Bagian rebungnya sering diambil untuk dijadikan makanan.  Bambu merupakan sejenis tumbuhan rumput, juga dikenali sebagai aur atau buluh.

Apabila masih muda buluh bambu terlihat mudah digoyang-goyangkan oleh  angin yang berhembus.  Selain itu arah pertumbuhannya juga mengikuti hembusan angin itu.  Sehingga tak jarang, kita akan mengamati pohon bambu yang tumbuh melengkung dan tak lurus,  seperti fitrahnya.

Pohon Oak/Ek

Pohon Oak/Ek

Beda halnya dengan pohon Oak atau ek yang merupakan nama dari beberapa ratus spesies pohon dan semak dalam genus Quercus dan beberapa genus yang berhubungan, terutama Cyclobalanopsis dan Lithocarpus. Genus ini berasal dari belahan bumi utara menyebar dari daerah lintang  yang dingin sampai  Asia yang tropis dan Amerika.

Pohon ini memiliki batang yang kokoh, daun yang rindang, teduh, dan memiliki kesan melindungi. Keberadaanya bagai oase di tengah padang gurun karena mampu melindungi manusia dari sengatan sinar matahari ataupun derasnya hujan yang menghantam.

Pohon Oak/ek tak peduli akan kerasnya hantaman angin. Karena ia didukung oleh daya tahan batang dan cabang-cabangnya  yang kuat.

meskipun angin menghembus dari arah barat, utara, selatan, timur, ia tak peduli. Tetap tegar berdiri, melawan angin.

Bila manusia diibaratkan seperti pohon Oak, maka yang terjadi adalah seseorang yang memiliki prinsip yang teguh. Yang tak mudah dihantam hembusan angin pemikiran, ghazwul fikr, dan semacamnya. Mengapa ? Karena ia punya dasar karakter yang kuat dan keyakinan yang teguh bahwa apa yang menjadi prinsip hidup dan pedoman yang melandasinya adalah benar.

Ia takkan mudah dipengaruhi orang dan kalaupun bisa, akan butuh perjuangan keras untuk melakukannya. Sekilas kita akan memandangnya sebagai orang yang keras kepala. Namun, jika direnungkan lebih jauh kemampuan mempertahankan pendapat yang ia miliki dan daya tahannya terhadap terpaan arus pemikiran dari luar akan membentuknya menjadi pribadi yang kuat. Pribadi yang tangguh….


Advertisements

12 Comments

  1. IRpan said,

    November 9, 2012 at 4:21 am

    Aku teringat Soe Hok Gie seorang yang menciptakan pribahasa ini.

    Menambahkan sepenggal kata, “Saya memutuskan bahwa saya akan bertahan dengan prinsip-prinsip saya. Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan.”

  2. soegha said,

    April 12, 2012 at 10:18 am

    pohon oak gak begitu keren karena lebih keren pohon talok / cersen. pohon talok menjadi saksi bisu keceriaan anak2 yang tenggelam dalam masa kecil riang dan bahagia.

  3. Shinigami said,

    January 22, 2012 at 10:22 pm

    T.T

    jadi mau tanem pohonnya

    jadi kaya di pilem pilem

    T_T

  4. Seremonia said,

    August 4, 2011 at 11:19 pm

    terima kasih ya atas penjelasan tentang pohon oak nya

  5. Lamhot Pandapotan said,

    May 11, 2011 at 11:27 am

    no offense ya. tuh kata – kata (“Aku tidak ingin jadi pohon bambu, aku ingin jadi pohon Oak yang berani melawan angin “) ada di film GIE deh.. yg menciptakan kata – kata itu Soe Hok Gie.. atau siapa ya ?

    🙂

  6. March 4, 2011 at 4:45 pm

    Film Gie pastinya 🙂

  7. Tina Juriatina said,

    October 23, 2010 at 9:12 am

    petama kali ku dengar pohon oak dari film Gie_
    Aku Juga Mau Jadi Pohon Oak Yang Kokoh Menantang angin, Bukan Seperti Pohon Banbu Yang Pasrah Mengikuti Arah Angin_
    ^.<

  8. binsar said,

    September 29, 2009 at 12:10 pm

    pengen kaya pohon oak…biar selalu tegar……^_^

  9. elviera23 said,

    June 2, 2009 at 8:25 am

    iya…itu memang pernyataannya Soe Hok Gie dlm film Gie…
    ada yg ngeh jg ternyata…:)

  10. greenboy said,

    May 30, 2009 at 7:40 pm

    aslmkm, maap blm knal, lagi searching2 eh ngliat blog ini…
    sang tokoh ini sapa y? soe hok gie bukan? makasi…

  11. hans said,

    May 15, 2009 at 8:51 am

    skarang aq ngin jd pohon oak nih…..
    yang selalu tegar N’ melindungi manusia..

    hehe,,hehe,,

  12. klen putri wara said,

    March 2, 2009 at 10:17 pm

    Ass…

    Jadi penasaran nih…
    pengen ngobrol n ketemu langsung ma yang punnya blog….

    lam kenal ja ya mbak…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: